Senin, 30 Maret 2020

4 Macam Jenis Makanan Yang Dapat Lemahkan Sistem Imun Tubuh

Di tengah pandemi virus corona sudah seharusnya kita mengonsumi makanan yang bisa meningkatkan sistem imun tubuh, dan bukan sebaliknya. Memang, menerapkan gaya hidup sehat menjadi pilihan utama di tengah masifnya persebaran virus corona. Tak hanya itu, mengonsumsi makanan yang sehat juga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan imun tubuh.

Sistem imun atau daya tahan tubuh memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan. Imunitas tubuh layaknya tameng yang harus dijaga agar kita tidak mudah terserang penyakit. Ada bergai cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh yakni, menerapkan pola hidup sehat, menghindari stres, dan mengonsumsi suplemen.

Tak hanya itu, memperhatikan pola makan yang sehat juga dapat menjaga sistem imun tubuh Anda. Sebisa mungkin hindari mengonsumsi jenis makanan dan minuman yang dapat melemahkan sistem imun tubuh. Berikut makanan dan minuman yang bisa mengancam sistem imun kita seperti dilansir dari berbagai sumber.

Fast Food

Bagi Anda yang sedang menjalani work from home tentu menginginkan makanan yang cepat dan praktis. Karena asumsi inilah kebanyakan orang memilih fast food atau makanan cepat saji untuk menemani waktu bekerja mereka. Apalagi saat ini pemesanan fast food bisa dilakukan secara online lewat aplikasi telepon genggam untuk memudahkan konsumen tidak perlu keluar rumah.

Padahal sudah sering dikatakan bahwa mengonsumsi fast food terus menerus dapat membahayakan sistem imun tubuh. Melansir dari Men’s Journal, saat Anda mengonsumsi fast food, secara otomatis akan menekan sensor genetik peradangan. Hal tersebut maksudnya, ketika jumlah pengonsumsian fast food melebihi batas normal dapat membuat sistem imun tubuh Anda tetap siaga sepanjang waktu, akibatnya dapat meningkatkan risiko terkena penyakit.

Makanan Kaleng

Selain fast food, makanan yang tak kalah cepat dan praktis lainnya adalah makanan kaleng. Di era zaman digital ini banyak sekali cara penyajian makanan dalam bentuk kaleng, seperti sarden atau ikan olahan dalam kaleng, kornet atau daging giling dalam kaleng, hingga buah kaleng.

Makanan kaleng sangat memudahkan bagi Anda yang malas memasak, cara penyajianya pun hanya perlu membuka penutup kalengnya saja. Anda tidak perlu menambahkan bumbu lain, karena biasanya olahan seperti sarden dan kornet sudah memiliki rasa di dalamnya.

Namun makanan berbentuk kemasan kaleng ini banyak mengandung bahan buatan yang tidak sehat loh. Melansir dari The Daily Meal. Kandungan kimia pada kaleng dapat ikut larut ke dalam makanan Anda, belum lagi kandungan formalinya yang dapat membahayakan tubuh.

Camilan Manis

Camilan manis yang sering Anda konsumsi saat bersantai juga dapat menyebabkan sistem imun menurun loh. Melansir dari Hyperbiotics menyatakan gula akan memperebutkan ruang dengan vitamin C di dalam tubuh Anda.

Nah, jika Anda sering mengonsumsi makanan atau cemilan manis tingkat vitamin C dalam tubuh akan menurun begitupun sistem imun Anda.Tak hanya itu, sering mengonsumsi camilan manis juga retan membuat kulit Anda berjerawat, memicu penuaan dini, serta meningkatkan risiko sakit jantung.
Minuman Bersoda

Tentu lengkap rasanya bila bersantai ditemani dengan camilan dan minuman bersoda. Namun mengonsumsi soda tak bisa disamakan dengan meminum air putih sebagai pengusir dahaga. Selain tidak dapat membuat membuat rasa haus Anda hilang, melansir dari laman Piedmont, kandungan gula dan zat buatan dalam minuman bersoda dapat mengintai kesehatan Anda bila sering dikonsumsi.

Tak hanya itu, mengonsumsi soda berlebihan juga dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti obesitas, kerusakan ginjal, hingga kanker. Minuman bersoda juga dapat menyebabkan kerusakan dan penipisan kalsium pada gigi.

Minuman berkafein

Saat sedang dikejar tugas kantor atau deadline tugas kuliah mengonsumsi kopi menjadi pilihan terbaik untuk menemani Anda. Tak hanya itu, kandungan kafein pada kopi hitam dipercaya mampu meningkatkan semangat dan fokus bekerja.

Melansir dari Livestrong, National Coffe Association, menyatakan secangkir kopi membantu seseorang terjaga selama dua hingga enam jam. Kafein yang masuk ke dalam tubuh dan dialirkan ke otak akan mengaktifkan zat fosfodisterase. Zat ini yang bertugas memecah adenosin monofosfat siklik atau senyawa yang menyebabkan rasa kantuk. Jadi, ketika adenosine berhasil ditekan, keinginan untuk tidur akan berkurang.

Namun jika Anda terlalu sering mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi hitam dapat membuat kemampuan sistem imun untuk melawan penyakit jadi menurun. Melansir dari Copeman Healthcare terlalu sering mengonsumsi kafein dapat meningkatkan gula darah, sehingga menekan sistem imun.

Selain itu, kafein juga mengandung senyawa noradrenalin atau norepinefrin dan epinefrin yang dapat menyebabkan jantung berdetak lebih cepat yang akan berimbas pada peningkatan tekanan darah. Tak hanya itu, terlalu banyak mengonsumsi kafein juga dapat menghambat kemampuan tubuh menyerap kalsium, merangsang peningkatan asam lambung, serta menyebabkan kecemasan berlebihan.

Cara Membentengi Diri

Salah satu cara untuk membentengi diri dari ancaman berbagai masalah kesehatan itu ialah dengan memastikan hidrasi sehat lewat konsumsi air putih dalam jumlah yang cukup. Dokter sekaligus Nutrition and Science Director Danone, Tria Rosemiarti, mengatakan konsumsi air yang kurang bisa menyebabkan dehidrasi.

Kehilangan air lebih dari 1 persen berat tubuh bisa berdampak terhadap penurunan kemampuan fisik dan kognitif. Bahkan, pengaturan suhu tubuh dan fungsi kardiovaskular bisa terganggu, jelasnya seperti dilansir Bisnis.com.

Adapun, pada hakekatnya gangguan tersebut bisa menurunkan kekebalan tubuh. Ini akan disertai dengan ketidakseimbangan fungsi organ dan kita menjadi rentan terhadap penyakit menular. Untuk itu, mari kita pastikan hidrasi sehat dalam jumlah yang cukup setiap saat, terutama pada musim pancaroba, ujarnya.

Dengan memenuhi hidrasi dua liter air bersih per hari, selain meningkatkan imunitas tubuh, Tria mengatakan ini bisa membantu fungsi dan sistem organ tubuh seperti jantung, otak, dan otot berjalan baik. Minum dua liter setiap hari juga bisa membantu proses eliminasi sisa metabolisme dalam tubuh serta membawa nutrisi ke sel-sel tubuh, katanya.