Selasa, 30 Juni 2020

Cara Paling Mudah Memperbaiki Aki Basah

Aki merupakan komponen penting dalam sebuah kendaraan, entah itu mobil atau sepeda motor. Ibarat nyawa, aki membuat kendaraan menjadi hidup. Pada umumnya ada jenis aki, aki kering dan basah. Aki Basah mengandung cairan elektrolit.
Cara Paling Mudah Memperbaiki Aki Basah
Sementara aki kering justru menggunakan gel sebagai pengganti cairan untuk merendam sel-sel aki. Gel tersebut tetap mengandung cairan elektrolit atau air aki. Gel pada aki kering tidak mudah menguap seperti cairan elektrolit pada aki basah.

Aki kering biasanya lebih mudah dirawat dibanding aki kering. Aki basah mesti setiap kali diisi cairan. Kalau tidak, bisa mati kendaraan Anda. Bagaimana kalau aki basah Anda terlanjur rusak? Berikut kiat dari tim teknisi Daihatsu :

Siapkan alat dan bahan

Sebelum memperbaiki, siapkan alat dan bahan. Ada tujuh alat dan bahan yang bisa Anda dapatkan dengan mudah. Pertama, air aki atau yang bisa disebut juga dengan accu zuur. Air aki ini bisa didapatkan di bengkel-bengkel mobil atau juga sudah banyak dipasaran. Biasanya dikemas dengan label dan tutup botol berwarna merah. Air aki zuur juga biasa disebut sebagai air aki keras karena dalam air ini mengandung elektrolit berupa asam sulfat.

Kedua obeng, sarung tangan juga masker jika diperlukan karena memang bau air aki begitu menyengat. Selanjutnya, Anda perlu menyiapkan air panas, air biasa yang bisa Anda simpan di dalam ember. Dan yang terakhir, corong kecil.

Cara mengisi aki dan memberi daya

1. Setelah semua alat yang dibutuhkan sudah siap, mulai perbaiki aki basah dengan melepas aki dari mobilnya. Jangan lupa gunakan sarung tangan dan masker yang sudah disiapkan.

2. Buka penutup lubang-lubang aki dengan menggunakan tang atau kunci pas agar lebih mudah. Sebetulnya, Anda juga bisa membukanya tanpa alat, tetapi akan lebih mudah dan aman dengan alat.

3. Buang cairan pada aki yang rusak. Caranya dengan membalikkan aki. Buanglah cairan tersebut di tempat yang aman. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. Selain baunya yang menyengat, ingat cairan aki juga sangat berbahaya bila terkena tubuh.

4. Masukkan air panas melalui lubang-lubang aki. Setelah itu kocok dan buang kembali. Setelah membersihkan dengan air panas, Anda bisa gunakan air biasa untuk membilas tempat aki tersebut dengan mengocok isi aki. Gunakan air biasa. Lakukan berulang supaya elemen aki menjadi bersih.

5. Balik aki dan biarkan sampai tidak ada air yang tersisa.

6. Setelah semua sisa air habis keluar, isi aki dengan air aki zuur sampai batas maksimal. Gunakan corong kecil untuk mengisi aki dengan air aki zuur.

7. Isi daya aki. Proses ini memerlukan waktu semalaman. Gunakan pengisi daya dengan aliran kecil agar lebih stabil dan tahan lama.

Setelah tujuh langkah itu Anda lakukan, dijamin aki mobil Anda bisa digunakan kembali. Gampang kan? Meski begitu, Anda tetap wajib teratur merawat aki basah supaya tidak cepat rusak. Dengan rajin mengontrol ketinggian air aki. Lakukan juga perawatan aki basah secara rutin, maksimal setiap dua bulan sekali.